Salah satu perempuan tertua di Inggris merayakan ulang tahunnya yang ke-112 hari ini, sekaligus membagikan rahasia panjang umur yang ia yakini.
Marjorie Hodnett Aylward, yang akrab disapa “Aunt Marj”, merayakan hari istimewanya dengan menikmati sandwich dan kue, serta menerima pesan khusus dari King Charles III. Ia tercatat sebagai orang tertua di wilayah North West Inggris dan kelima tertua di seluruh Inggris.
Disadur dari Daily Mail, perayaan ulang tahunnya digelar di Formby Manor, Merseyside, tempat ia tinggal selama enam tahun terakhir. Bagi Aunt Marj, rahasia hidup panjang dan bahagia dapat dirangkum dalam satu motto sederhana: “Tataplah masa depan dengan harapan, bukan masa lalu dengan penyesalan.”
“ Hidup adalah untuk dijalani, dan terserah Anda untuk memaksimalkannya,” ujarnya. Ia juga percaya pentingnya berbuat baik semampunya, dengan berbagai cara, di berbagai tempat, kepada sebanyak mungkin orang, selama masih bisa dilakukan.
Menurutnya, prinsip-prinsip tersebut menjadi pedoman hidup sehari-hari, dan selama seseorang berusaha mengikutinya, ia tidak akan terlalu jauh melangkah ke arah yang salah.
Hingga kini, ia telah menerima lebih dari 125 kartu ucapan ulang tahun, termasuk pesan khusus dari Raja yang dikirim dari Istana Buckingham. Para staf dan penghuni panti merayakan hari istimewa itu dengan pesta teh sederhana yang diisi berbagai hidangan favoritnya.
Para tamu menikmati sandwich mentimun klasik berbentuk segitiga di atas roti cokelat tanpa pinggiran, diikuti kue Victoria sponge, teh, dan segelas kecil sherry. Kue ulang tahun jenis Madeira juga dipanggang khusus oleh kepala koki panti tersebut.
Setelah perayaan, Aunt Marj berencana menghabiskan waktu dengan permainan favoritnya, “Who Am I?”, bersama staf dan teman-temannya.
“Saya benar-benar tidak menyangka bisa mencapai usia 112 tahun, tetapi saya sangat bersyukur masih ada di sini dan memiliki begitu banyak hal untuk dirayakan,” katanya.
Lahir di Harleston, London, pada tahun 1914 sebelum kemudian pindah ke Wembley, ia telah melewati lebih dari satu abad sejarah. Ia menikah pertama kali dengan Stanley pada 1941, namun suaminya meninggal pada 1955. Setahun kemudian, ia menikah dengan adik iparnya, Hugh, yang juga meninggal pada 1958, membuatnya menjadi janda untuk kedua kalinya di usia 45 tahun.
Setelah itu, ia tinggal di Sidbury, Devon, dan bekerja sebagai guru kelas awal selama 23 tahun. Ia juga masih mengingat masa serangan udara saat perang dan pernah bernyanyi pada upacara Olimpiade London 1948.
Di masa tuanya, ia pindah ke Formby agar lebih dekat dengan keluarga. Hingga kini, keponakannya Maggie dan keponakan buyutnya Katie rutin mengunjunginya.
Meski telah berusia lebih dari satu abad, Aunt Marj tetap aktif. Ia gemar membaca, menulis puisi, melukis, serta mengikuti perkembangan berita terkini. Ia juga merupakan penggemar rugby dan mendukung tim Exeter Chiefs.

