• Home  
  • Disdikbud Kalbar Perkuat Link and Match Pendidikan dengan Dunia Industri
- Uncategorized

Disdikbud Kalbar Perkuat Link and Match Pendidikan dengan Dunia Industri

  PONTIANAK – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Barat terus memperkuat keterkaitan (link and match) antara pendidikan menengah dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) guna mencetak lulusan yang lebih siap menghadapi dunia kerja. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Kalbar, Sy Faisal Indahmawan Alkadri, mengatakan pendidikan, khususnya di jenjang SMK, harus mampu […]

 

PONTIANAK – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Barat terus memperkuat keterkaitan (link and match) antara pendidikan menengah dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) guna mencetak lulusan yang lebih siap menghadapi dunia kerja.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Kalbar, Sy Faisal Indahmawan Alkadri, mengatakan pendidikan, khususnya di jenjang SMK, harus mampu mengikuti perkembangan industri agar kompetensi yang dimiliki lulusan sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

Menurutnya, sinkronisasi kurikulum dengan kebutuhan industri menjadi langkah penting agar lulusan tidak hanya memiliki bekal akademik, tetapi juga keterampilan praktis yang dibutuhkan perusahaan maupun sektor usaha.

“Yang ingin kita bangun adalah lulusan yang benar-benar siap bersaing. Karena itu, kurikulum harus terus disesuaikan dengan perkembangan dunia usaha dan dunia industri sehingga kompetensi yang dimiliki siswa benar-benar relevan,” ujarnya.

Selain pembaruan kurikulum, Disdikbud Kalbar juga mendorong peningkatan kompetensi guru melalui berbagai program pengembangan kapasitas. Guru dinilai memiliki peran strategis dalam menyiapkan peserta didik agar mampu mengikuti perkembangan teknologi, dunia kerja, dan kebutuhan industri yang terus berubah.

Di sisi lain, pemerintah juga terus memperluas akses pendidikan menengah yang berkualitas hingga ke wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Upaya tersebut diwujudkan melalui pembangunan sekolah baru, revitalisasi ruang belajar, serta peningkatan sarana dan prasarana pendidikan.

Faisal menilai pemerataan akses pendidikan harus berjalan seiring dengan peningkatan mutu pembelajaran agar seluruh peserta didik, tanpa memandang lokasi tempat tinggalnya, memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan kompetensi.

Ia berharap sinergi antara dunia pendidikan dan dunia industri dapat menghasilkan lulusan SMA dan SMK yang tidak hanya siap memasuki pasar kerja, tetapi juga memiliki kemampuan berwirausaha dan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi di daerah.

“Dengan pendidikan yang semakin relevan terhadap kebutuhan industri, kita berharap lulusan Kalimantan Barat mampu menjadi sumber daya manusia yang kompetitif, produktif, dan berkontribusi bagi pembangunan daerah,” pungkasnya.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Gritalk  @2026. All Rights Reserved.