• Home  
  • Sinergi Pemprov Kalbar dan DPD RI Buka Peluang Beasiswa Internasional untuk Pelajar Kalbar
- Kalbar

Sinergi Pemprov Kalbar dan DPD RI Buka Peluang Beasiswa Internasional untuk Pelajar Kalbar

PONTIANAK- Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda, memastikan program beasiswa studi ke Tiongkok bagi pelajar Kalimantan Barat tidak akan berhenti pada 10 siswa SMA Negeri 1 Pontianak. Program tersebut direncanakan diperluas agar dapat menjangkau lebih banyak siswa berprestasi dari berbagai sekolah di Kalbar mulai tahun ajaran 2027. Hal itu disampaikan Rifqinizamy usai penandatanganan nota […]

PONTIANAK- Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda, memastikan program beasiswa studi ke Tiongkok bagi pelajar Kalimantan Barat tidak akan berhenti pada 10 siswa SMA Negeri 1 Pontianak. Program tersebut direncanakan diperluas agar dapat menjangkau lebih banyak siswa berprestasi dari berbagai sekolah di Kalbar mulai tahun ajaran 2027.

Hal itu disampaikan Rifqinizamy usai penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerja sama pendidikan antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Yangzhou Polytechnic Institute dari Tiongkok, dan PT Semen Conch Indonesia di Aula SMA Negeri 1 Pontianak, Kamis (25/6/2026).

Menurutnya, pemberian beasiswa kepada 10 anggota Tim Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI SMA Negeri 1 Pontianak merupakan langkah awal dalam membangun kerja sama pendidikan yang lebih luas antara Indonesia dan Tiongkok.

“Kami berharap program ini menjadi pintu masuk bagi semakin banyak pelajar Kalimantan Barat untuk memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan ke luar negeri,” ujarnya.

Rifqinizamy menjelaskan, kerja sama pendidikan Indonesia dengan Tiongkok setiap tahun menyediakan sekitar 1.000 kuota beasiswa. Kalimantan Barat juga berpeluang memperoleh bagian dari kuota tersebut, di luar alokasi khusus yang diberikan kepada 10 siswa SMAN 1 Pontianak.

Rifqinizamy menegaskan, pengembangan program tersebut akan dilakukan melalui koordinasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, mengingat pengelolaan pendidikan jenjang SMA menjadi kewenangan pemerintah provinsi.

Ia berharap kolaborasi yang telah terjalin dapat terus berkembang sehingga semakin banyak pelajar Kalbar memiliki akses terhadap pendidikan berkualitas di tingkat internasional.

“Ke depan kami ingin program ini dapat menjangkau lebih banyak siswa berprestasi dari berbagai sekolah di Kalimantan Barat mulai tahun ajaran 2027,” pungkasnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Barat, Syarif Faisal Indahmawan Alkadri, mengapresiasi dukungan dan inisiatif yang diberikan DPD RI dalam membuka akses pendidikan internasional bagi pelajar Kalimantan Barat melalui program beasiswa studi ke Tiongkok. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Ia mengungkapkan, selain 10 kuota beasiswa yang telah tersedia, Pemerintah Provinsi Kalbar juga mengusulkan penambahan kuota agar lebih banyak siswa berprestasi dapat memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

“Selain kuota 10 orang yang sudah ada, kami juga meminta tambahan kuota. Mudah-mudahan bisa terealisasi sehingga jumlah penerima dapat bertambah hingga 30 orang,” ujarnya.

Faisal menilai sinergi antara DPD RI, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, institusi pendidikan di Tiongkok, dan dunia usaha merupakan fondasi yang baik untuk membangun program beasiswa yang lebih berkelanjutan. Ia berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada satu program, tetapi terus diperluas dengan melibatkan lebih banyak perguruan tinggi dan mitra industri, serta mendapat dukungan dari pemerintah pusat.

“Ini merupakan awal yang sangat baik. Ke depan tentu kami berharap kerja sama ini terus berkembang, mencakup lebih banyak program beasiswa, lebih banyak mitra pendidikan, dan pada akhirnya dapat menjadi bagian dari program yang didukung Kementerian Pendidikan,” katanya.

Menurut Faisal, keterbukaan informasi mengenai berbagai peluang beasiswa juga perlu terus diperkuat agar semakin banyak pelajar Kalbar dapat memanfaatkan kesempatan tersebut.

“Program beasiswa seperti ini harus disampaikan secara terbuka sehingga anak-anak memiliki harapan dan peluang untuk melanjutkan pendidikan, baik di dalam maupun luar negeri. Sebenarnya banyak lembaga yang menyediakan beasiswa, hanya saja informasi tersebut belum tersampaikan secara maksimal dan belum seluruhnya terhubung dengan pemerintah daerah,” tuturnya.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Gritalk  @2026. All Rights Reserved.