• Home  
  • Karhutla di Kubu Raya, BPBD Kalbar Turunkan Lima Tim untuk Percepat Pemadaman
- Kalbar

Karhutla di Kubu Raya, BPBD Kalbar Turunkan Lima Tim untuk Percepat Pemadaman

KUBURAYA- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat mengerahkan lima tim gabungan untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Rasau Jaya 3, Kabupaten Kubu Raya, Jumat (5/6/2026). Operasi tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat yang diterima melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Kalbar.   Kepala Bidang Kedaruratan dan […]

KUBURAYA- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat mengerahkan lima tim gabungan untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Rasau Jaya 3, Kabupaten Kubu Raya, Jumat (5/6/2026). Operasi tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat yang diterima melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Kalbar.

 

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Kalimantan Barat, Erfandi, mengatakan tim BPBD langsung diterjunkan ke lokasi dan bersinergi dengan Manggala Agni serta Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah Kubu Raya untuk mengendalikan kebakaran agar tidak semakin meluas.

 

“Hari ini kami menurunkan lima tim bersama Manggala Agni dan KPH Kubu Raya untuk melakukan operasi pemadaman di Desa Rasau Jaya 3. Langkah ini merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat yang masuk ke Pusdalops BPBD Kalbar,” ujar Erfandi.

 

Menurutnya, kondisi di lapangan cukup menantang karena kepulan asap masih sangat tebal dan api masih membakar lahan gambut di sejumlah titik. Oleh sebab itu, BPBD Kalbar juga membuka peluang dukungan operasi udara apabila kondisi di lapangan memerlukan penanganan yang lebih cepat.

 

“Di beberapa titik asap masih sangat pekat. Apabila kondisi terus berkembang dan diperlukan, tentu kami berharap ada dukungan dari Satgas Udara untuk membantu proses pemadaman,” katanya.

 

Meski demikian, tim gabungan tetap mengoptimalkan upaya pemadaman menggunakan personel dan peralatan yang tersedia di lapangan. Seluruh personel bekerja semaksimal mungkin untuk membatasi penyebaran api sekaligus melakukan pendinginan pada area yang telah berhasil dipadamkan.

 

Selain BPBD, operasi penanganan karhutla juga melibatkan Manggala Agni, KPH Wilayah Kubu Raya, Masyarakat Peduli Api (MPA), Desa Tangguh Bencana (Destana), serta warga sekitar yang ikut membantu proses pemadaman.

 

Erfandi mengapresiasi kolaborasi seluruh pihak dalam penanganan karhutla. Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci agar kebakaran dapat segera dikendalikan sebelum meluas ke kawasan yang lebih besar.

 

“Kami berharap operasi pemadaman dapat segera diselesaikan. Terima kasih kepada seluruh unsur yang telah bersama-sama bekerja di lapangan, mulai dari Manggala Agni, KPH, relawan, hingga masyarakat yang turut membantu proses pemadaman,” ungkapnya.

 

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama saat memasuki musim kemarau yang meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan.

 

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Apabila memang harus membuka lahan, lakukan dengan cara yang aman dan sesuai ketentuan agar tidak memicu karhutla yang dapat membahayakan kesehatan, keselamatan, dan lingkungan,” pungkas Erfandi.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Gritalk  @2026. All Rights Reserved.