Kalbar

Lima Hari MPLS di Kalbar, Siswa Kenali Bakat hingga Belajar Kesiapsiagaan Bencana

PONTIANAK – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di Kalimantan Barat tidak hanya diisi dengan pengenalan lingkungan sekolah. Selama lima hari, peserta didik baru diajak mengikuti berbagai kegiatan mulai dari tes bakat dan minat, edukasi kebencanaan, literasi digital hingga pentas seni.

Rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk membantu siswa beradaptasi dengan lingkungan pendidikan yang baru sekaligus mengenali potensi diri dan membangun interaksi dengan warga sekolah.

Pada hari pertama, peserta didik mengikuti upacara bendera, berkenalan dengan guru serta mendapatkan penjelasan mengenai tata tertib yang berlaku di sekolah.

Memasuki hari kedua, kegiatan mulai diarahkan pada pengenalan potensi siswa melalui tes bakat dan minat. Siswa juga diperkenalkan dengan organisasi siswa dan diajak mengikuti kegiatan kebersihan lingkungan sekolah.

Hari ketiga diisi dengan edukasi kesiapsiagaan bencana, motivasi belajar serta refleksi kelompok. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi siswa untuk belajar bekerja sama sekaligus memahami pentingnya kesiapan menghadapi berbagai kondisi di lingkungan sekitar.

Selanjutnya, pada hari keempat, peserta didik mendapatkan materi literasi digital, pengenalan berbagai kegiatan ekstrakurikuler dan permainan tim yang mendorong kekompakan antarsiswa.

Rangkaian MPLS kemudian ditutup pada hari kelima melalui pentas seni, presentasi kelompok dan penutupan kegiatan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Barat, Syarif Faisal Indahmawan Alkadri, mengatakan tahun ajaran baru 2026/2027 secara resmi dimulai pada 14 Juli 2026.

Namun, siswa baru kelas X SMA dan SMK mulai mengikuti kegiatan di sekolah pada 16 Juli 2026. Hal tersebut karena tahapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jalur prestasi masih berlangsung.

“Tanggal 14 Juli yang masuk adalah siswa kelas XI dan XII. Untuk siswa baru kelas X mulai masuk pada 16 Juli karena tahapan SPMB masih berjalan. MPLS akan dilaksanakan selama lima hari, setelah itu mereka mulai mengikuti kegiatan belajar mengajar sebagai siswa di sekolah tersebut,” jelas Syarif Faisal di Pendopo Gubernur Kalbar, Minggu, 12 Juli 2026.

Ia mengatakan pelaksanaan MPLS di Kalbar mengusung konsep MPLS Ramah, dengan kegiatan yang mengedepankan suasana aman, nyaman dan edukatif bagi peserta didik baru.

Pelaksanaan MPLS juga diarahkan berlangsung tanpa kekerasan maupun pungutan serta tidak memberikan ruang bagi praktik perpeloncoan.

Melalui berbagai kegiatan tersebut, peserta didik baru diharapkan tidak hanya mengenal sekolah dan aturan yang berlaku, tetapi juga mulai menemukan minat, bakat serta kemampuan yang dapat dikembangkan selama menempuh pendidikan.

Kegiatan MPLS juga diharapkan menjadi langkah awal bagi siswa untuk membangun pertemanan, beradaptasi dengan lingkungan baru dan mengikuti berbagai aktivitas positif di sekolah.

Back to top button