• Home  
  • Disdikbud Kalbar Matangkan Persiapan SPMB 2026, Operator Sekolah Dibekali Pelatihan Sebelum Pendaftaran
- Kalbar

Disdikbud Kalbar Matangkan Persiapan SPMB 2026, Operator Sekolah Dibekali Pelatihan Sebelum Pendaftaran

PONTIANAK – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Barat terus mematangkan persiapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026. Selain menyusun jadwal pelaksanaan, instansi tersebut juga menyiapkan sumber daya manusia di sekolah melalui pelatihan bagi operator yang akan mengelola sistem pendaftaran. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Kalbar, Syarif Faisal, mengatakan kesiapan operator menjadi […]

PONTIANAK – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Barat terus mematangkan persiapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026. Selain menyusun jadwal pelaksanaan, instansi tersebut juga menyiapkan sumber daya manusia di sekolah melalui pelatihan bagi operator yang akan mengelola sistem pendaftaran.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Kalbar, Syarif Faisal, mengatakan kesiapan operator menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan SPMB. Karena itu, pelatihan akan digelar dalam dua tahap, yakni pada 4–6 Mei dan 11–13 Mei 2026.

Menurutnya, pembekalan tersebut bertujuan agar seluruh operator memahami mekanisme pendaftaran, proses verifikasi data, hingga pengolahan hasil seleksi peserta didik.

“Juknis SPMB 2026 sudah ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Kalbar Nomor 256 Tahun 2026. Dengan jadwal yang telah ditetapkan, seluruh sekolah dapat mempersiapkan pelaksanaan sejak dini,” kata Faisal.

Ia menjelaskan, tahapan SPMB akan diawali dengan pembuatan akun calon siswa (CASIS) yang berlangsung pada 15–20 Juni 2026. Tahapan ini wajib diikuti seluruh calon peserta didik sebagai pintu masuk ke proses pendaftaran pada setiap jalur penerimaan.

Setelah pembuatan akun selesai, Disdikbud membuka pendaftaran jalur afirmasi dan mutasi pada 22–23 Juni 2026. Hasil seleksi dijadwalkan diumumkan pada 25 Juni setelah peserta diberikan kesempatan mengajukan sanggahan sehari sebelumnya.

Sementara itu, jalur domisili akan dibuka pada 30 Juni hingga 2 Juli 2026. Adapun jalur prestasi menjadi tahapan terakhir yang berlangsung pada 10–12 Juli 2026.

Bagi calon peserta didik yang ingin melanjutkan pendidikan di SMK reguler, masa pendaftaran berlangsung lebih panjang, yakni mulai 22 Juni hingga 12 Juli 2026. Waktu yang lebih lama tersebut diberikan agar peserta memiliki keleluasaan dalam menentukan program keahlian sesuai minat dan bakat.

Disdikbud Kalbar juga mengimbau calon siswa beserta orang tua untuk mulai melengkapi dokumen persyaratan sejak sekarang. Selain itu, masyarakat diminta memahami ketentuan pada masing-masing jalur penerimaan karena setiap jalur memiliki persyaratan dan mekanisme seleksi yang berbeda.

“Kami berharap calon peserta didik tidak menunggu hingga mendekati penutupan pendaftaran. Persiapkan seluruh dokumen dan pahami persyaratan agar proses pendaftaran dapat berjalan lancar,” ujar Faisal.

Melalui persiapan yang matang, Disdikbud Kalbar berharap pelaksanaan SPMB 2026 dapat berlangsung tertib, transparan, dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh calon peserta didik untuk memperoleh layanan pendidikan sesuai ketentuan yang berlaku.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Gritalk  @2026. All Rights Reserved.