Seorang Remaja di Thailand Tembak Guru dan Kakeknya di Thailand, Tujuh Orang Tewas

GRITALK.COM, THAILAND – Sedikitnya tujuh orang dilaporkan tewas setelah seorang remaja laki-laki berusia 14 tahun diduga melakukan aksi penembakan di rumahnya dan di sebuah sekolah bergengsi di Provinsi Nonthaburi, pinggiran ibu kota Bangkok, pada Jumat (7/8). Pelaku juga dilaporkan meninggal dunia setelah insiden tersebut.
Menurut pihak berwenang, pelaku terlebih dahulu diduga menembak mati kakek dan neneknya di kediaman mereka sebelum menuju Debsirin Nonthaburi School, tempat ia bersekolah. Di lokasi sekolah, ia diduga melepaskan tembakan yang menewaskan sejumlah guru dan siswa serta melukai belasan orang lainnya. Hingga kini, motif penyerangan masih dalam penyelidikan.
Mengutip dari BBC, Seorang saksi mata mengatakan dirinya melihat pelaku menembak salah seorang guru di lingkungan sekolah. Kepanikan pun terjadi ketika para siswa dan staf sekolah berlarian menyelamatkan diri dari lokasi kejadian.
Tim kepolisian, petugas medis, dan layanan darurat segera dikerahkan ke lokasi untuk mengamankan situasi serta mengevakuasi para korban. Otoritas Thailand juga meminta masyarakat menghindari kawasan sekitar Debsirin Nonthaburi School agar proses penanganan dan penyelidikan dapat berlangsung tanpa hambatan.
Debsirin merupakan jaringan sekolah yang dikenal luas di Thailand karena reputasinya yang tinggi di bidang pendidikan. Tragedi ini mengguncang dunia pendidikan Thailand dan menjadi salah satu insiden penembakan sekolah paling mematikan yang terjadi di negara tersebut dalam beberapa tahun terakhir.
Catatan: Jumlah korban masih dapat berubah seiring proses identifikasi dan pembaruan informasi dari pihak berwenang. Sejumlah media internasional masih melaporkan angka korban yang berbeda-beda pada tahap awal kejadian.

