PONTIANAK – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Barat menilai pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat 2026 tidak hanya menghasilkan peserta terbaik, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai kebangsaan di kalangan pelajar.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Kalbar, Syarif Faisal Alqadri, mengatakan sikap yang ditunjukkan para finalis setelah berakhirnya perlombaan menjadi cerminan keberhasilan pendidikan karakter yang ditanamkan melalui kegiatan tersebut.
Menurutnya, kemampuan menerima hasil kompetisi dengan lapang dada, menghormati keputusan dewan juri, dan tetap menjaga hubungan baik antarpeserta merupakan implementasi nyata dari nilai-nilai Empat Pilar MPR RI.
“Keberhasilan sebuah kompetisi bukan hanya diukur dari siapa yang menjadi juara, tetapi juga dari bagaimana peserta menunjukkan integritas, kedewasaan, dan sikap saling menghargai,” ujarnya saat menghadiri Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di SMA Negeri 1 Pontianak, Selasa (19/5/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Badan Sosialisasi MPR RI, Abraham Liyanto, Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal MPR RI, Siti Fauziah, serta diikuti para pelajar dari SMA Negeri 1 Pontianak.
Faisal menjelaskan bahwa penentuan pemenang LCC merupakan kewenangan penuh MPR RI sebagai penyelenggara. Berdasarkan hasil penilaian, SMA Negeri 1 Sambas ditetapkan sebagai juara tingkat Provinsi Kalimantan Barat.
Ia mengapresiasi sikap tiga sekolah yang berhasil melaju ke babak final, yakni SMA Negeri 1 Sambas, SMA Negeri 1 Pontianak, dan SMA Negeri 1 Sanggau. Ketiganya memilih menghormati hasil perlombaan dan menerima keputusan panitia tanpa mengajukan pelaksanaan lomba ulang.
Menurut Faisal, keputusan tersebut menunjukkan bahwa semangat persatuan, musyawarah, dan sportivitas mampu ditempatkan di atas kepentingan untuk meraih kemenangan.
“Kami melihat para peserta telah memberikan contoh yang baik kepada pelajar lainnya. Mereka menunjukkan bahwa kompetisi dapat dijalani dengan menjunjung tinggi etika, persaudaraan, dan semangat kebangsaan,” katanya.
Disdikbud Kalbar berharap LCC Empat Pilar terus menjadi media pendidikan yang tidak hanya mengasah kemampuan akademik peserta didik, tetapi juga menanamkan nilai demokrasi, toleransi, cinta tanah air, serta rasa tanggung jawab sebagai warga negara.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan lahir generasi muda Kalimantan Barat yang tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, menjunjung sportivitas, dan mampu menjaga persatuan dalam kehidupan bermasyarakat.

