kegiatan Gema Membangun Desa (GMD) yang dipusatkan di Lapangan Bola Gamora, Desa Karimunting, Kabupaten Bengkayang

BENGKAYANG,-Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, meminta sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan di Kabupaten Bengkayang segera didata dan diusulkan masuk dalam program revitalisasi satuan pendidikan.
Arahan tersebut disampaikan Ria Norsan saat menghadiri kegiatan Gema Membangun Desa (GMD) yang dipusatkan di Lapangan Bola Gamora, Desa Karimunting, Kabupaten Bengkayang, Jumat (30/10/2026).
Ia meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalbar memberikan perhatian terhadap kondisi bangunan sekolah, termasuk fasilitas pendukung pembelajaran yang masih belum memadai.
Menurut Ria Norsan, sekolah yang membutuhkan renovasi dapat diusulkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), khususnya program revitalisasi satuan pendidikan dari pemerintah pusat.
“Kalau ada sekolah yang rusak atau membutuhkan perbaikan, segera didata dan diusulkan melalui program revitalisasi. Kita upayakan agar sekolah-sekolah yang kondisinya membutuhkan perhatian bisa mendapatkan bantuan perbaikan,” ujarnya.
Sementara itu, untuk kebutuhan pembangunan maupun pemenuhan fasilitas sekolah yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi, dapat diupayakan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kalbar.
Ria Norsan menegaskan, pembangunan sektor pendidikan tidak hanya berfokus pada penyediaan gedung sekolah, tetapi juga harus memperhatikan kelengkapan sarana dan prasarana pendukung kegiatan belajar mengajar.
“Jangan sampai bangunan sekolahnya sudah ada, tetapi fasilitas pendukungnya belum lengkap. Ini juga harus menjadi perhatian kita, supaya anak-anak bisa belajar dengan nyaman dan proses pembelajaran berjalan optimal,” katanya.
Ia berharap pendataan terhadap sekolah-sekolah yang membutuhkan perbaikan dapat dilakukan secara menyeluruh. Dengan demikian, penanganan dapat disesuaikan berdasarkan kewenangan pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi.
Melalui langkah tersebut, Pemprov Kalbar berupaya mendorong pemerataan kualitas pendidikan, termasuk bagi sekolah-sekolah yang berada di wilayah Kabupaten Bengkayang.
Selain meninjau kebutuhan sektor pendidikan, kegiatan Gema Membangun Desa juga menghadirkan sekitar 30 jenis layanan langsung bagi masyarakat.
Berbagai layanan tersebut meliputi pelayanan kesehatan, administrasi kependudukan, pembayaran pajak kendaraan bermotor, pasar murah, bantuan pendidikan hingga pelayanan sosial lainnya.
Kegiatan GMD menjadi salah satu upaya Pemprov Kalbar mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat sekaligus melihat secara langsung kebutuhan dan persoalan yang dihadapi warga di tingkat desa.




