Water Front Kuala Disiapkan Jadi Wisata Bahari Singkawang

SINGKAWANG – Kawasan pesisir Kuala, Kecamatan Singkawang Barat, disiapkan menjadi destinasi wisata bahari baru di Kota Singkawang. Pemerintah Kota Singkawang Tjhai Chui Mie mulai merancang pengembangan Water Front Kuala agar tak hanya mempercantik kawasan tepi sungai, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat pesisir.
Rencana tersebut disampaikan Tjhai Chui Mie saat meninjau kawasan Water Front Kuala bersama Kepala Dinas PUPR dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Senin (12/10/2026).
Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi kawasan sekaligus mematangkan rencana penataan dan pembangunan lanjutan.
Salah satu rencana yang disiapkan ialah memperindah kawasan dengan menanam berbagai jenis bunga. Pemkot Singkawang juga akan menanam jeruk sambal yang dinilai memiliki nilai ekonomi dan dibutuhkan masyarakat sekitar.
“Water Front Kuala akan kita tata agar lebih indah dan menarik. Selain menanam berbagai jenis bunga, kita juga akan menanam jeruk sambal yang memiliki nilai ekonomi dan dibutuhkan masyarakat,” ujar Tjhai Chui Mie.
Tak hanya penataan kawasan, ia juga berharap dukungan anggaran pemerintah pusat untuk melanjutkan pembangunan Water Front Kuala hingga mencapai panjang 200 meter.
Pembangunan turap dan jalan di sepanjang tepian sungai menjadi bagian penting dalam rencana tersebut. Infrastruktur yang memadai diharapkan dapat mendukung kenyamanan pengunjung sekaligus memperkuat daya tarik kawasan pesisir Kuala.
“Kita berharap pemerintah pusat dapat mendukung anggaran untuk pengerjaan lanjutan Water Front Kuala hingga target 200 meter dapat tercapai,” katanya.
Kuala sendiri dikenal sebagai kampung nelayan yang memiliki beragam produk olahan hasil laut. Ia menilai potensi dapat menjadi daya tarik tambahan apabila dipadukan dengan penataan kawasan yang lebih menarik dan fasilitas pendukung yang memadai.
Melalui pengembangan Water Front Kuala, kawasan pesisir ini diharapkan tidak hanya menjadi ruang publik untuk masyarakat, tetapi juga berkembang sebagai destinasi wisata yang membuka peluang usaha bagi warga, khususnya pelaku UMKM dan pengolah hasil laut. (*)




