• Home  
  • Disdikbud Kalbar Matangkan Persiapan Revitalisasi Sekolah, Sejumlah Satuan Pendidikan Masuki Tahap Administrasi
- Kalbar

Disdikbud Kalbar Matangkan Persiapan Revitalisasi Sekolah, Sejumlah Satuan Pendidikan Masuki Tahap Administrasi

  PONTIANAK – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Barat terus mematangkan persiapan pelaksanaan program revitalisasi sekolah yang dijadwalkan berlangsung pada 2026. Saat ini, sejumlah satuan pendidikan yang telah ditetapkan sebagai calon penerima bantuan tengah menyelesaikan tahapan administrasi sebelum pelaksanaan pembangunan dimulai. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Kalbar, Syarif Faisal Indahmawan Alkadri, mengatakan proses […]

 

PONTIANAK – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Barat terus mematangkan persiapan pelaksanaan program revitalisasi sekolah yang dijadwalkan berlangsung pada 2026. Saat ini, sejumlah satuan pendidikan yang telah ditetapkan sebagai calon penerima bantuan tengah menyelesaikan tahapan administrasi sebelum pelaksanaan pembangunan dimulai.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Kalbar, Syarif Faisal Indahmawan Alkadri, mengatakan proses persiapan dilakukan secara bertahap sesuai mekanisme yang ditetapkan pemerintah pusat. Beberapa sekolah bahkan telah memasuki agenda pra-bimbingan teknis sebagai bagian dari kesiapan pelaksanaan program.

“Untuk sementara, dua Sekolah Luar Biasa telah menerima undangan mengikuti pra-bimbingan teknis di Jakarta. Sekolah lainnya akan mengikuti tahapan berikutnya sesuai jadwal yang ditetapkan,” ujarnya.

Sekolah yang masuk dalam daftar penerima program revitalisasi meliputi SMA Negeri 2 Belitang Hulu, SLB Sintang, SLB Parindu, serta SMA Negeri 1 Toho yang sebelumnya mengalami musibah kebakaran.

Menurut Faisal, SMA Negeri 2 Belitang Hulu dipastikan menjadi salah satu sekolah yang memperoleh program revitalisasi pada tahap pertama tahun 2026. Kepala sekolah bersama bendahara dan tenaga perencana dijadwalkan mengikuti pra-bimbingan teknis sebagai bekal dalam pengelolaan pelaksanaan kegiatan.

Ia menjelaskan, pengumuman resmi penerima revitalisasi tahap pertama diperkirakan berlangsung pada Mei hingga Juni 2026. Tahapan tersebut menjadi dasar dimulainya proses pembangunan di masing-masing sekolah.

Pelaksanaan revitalisasi nantinya menggunakan mekanisme swakelola, sehingga sekolah diberikan kewenangan untuk mengelola pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan yang berlaku. Disdikbud Kalbar berperan melakukan pendampingan serta memastikan seluruh persyaratan administrasi telah dipenuhi sebelum pekerjaan dimulai.

“Kami terus mendampingi sekolah agar seluruh proses berjalan sesuai aturan, mulai dari administrasi hingga pelaksanaan kegiatan di lapangan,” kata Faisal.

Program revitalisasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan, menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan nyaman, serta mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan di berbagai wilayah Kalimantan Barat. Selain memperbaiki fasilitas yang mengalami kerusakan, program tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperluas akses pendidikan yang layak bagi peserta didik.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Gritalk  @2026. All Rights Reserved.